06 April 2010

Anand Khrisna : Sang Resi Korban Birahi

oleh : Imam Suprapto al Balitari

Sudah lama saya berfikir bahwa Anand Khrisna adalah penjahat Agama. Awalnya suka membaca tulisannya yang seakan membawa pesan damai dengan ciri khas sangat menghargai perbedaaan agama. Waktu itu saya lagi mempertajam intelektual saya sehingga sangat mengedepankan rasio dan filsafat. Namun ketika masa sudah mengajak saya mendalami spiritual ketika saya membaca buku-buku Anand Khrisna ada nuansa pencampuran ajaran agama, yang lebih tepatnya pelecehan agama.
Mungkin banyak orang ketika membaca Tulisannya tentang islam terutama tentang tasawuf akan menganggap bahwa Anand Khrisna seorang Muslim yang Alim dan Sufi. Akhirnya banyak orang mengikuti pahamnya dan menjadi pegikutnya atau minimal mengaguminya sebagi tokoh yang membawa kedamaian. Orang2 yang mengalami kegersangan spitiual akan mudah sekali tertipu karena mengira bahwa Anand Krisna Adalah Oase di padang pasir ternyata hanya Fatamorgana bahkan neraka dibaliknya.
Anand Khrisna ketika menulis tentang islam menggambarkan bahwa dia seolah-olah paham benar tentang islam. Padahal sama sekali tidak dan mungkin itu juga dirasakan oleh orang yang telah mengenyam manisnya iman. Anand tidak akan pernah bisa menyampaikan pesan nurani kedamaian seorang beriman karena dia bukan orang beriman. Sehingga walaupun dia menulis tentang islam, iman dan islam “aura “ yang lahir tulisannya adalah kekufuran yang sama sekali tank menyentuh islam.
Di lain waktu Anand Khrisna menulis tentaang Kristen yang bagi pembaca mungkin akan menganggap ia penganut ajaran Kristen. Begitu juga ketika menulis tentang ajaran-ajaran agama yang lain. Sehingga banyak orang yang mengira bahwa dia telah mempelajari dan mendalami agama-agama dunia dan menemukan jenis Spiritualnya sendiri untuk diajarkan dan disebarkan dimuka bumi. Itu nampak dari kegiatanya yang yang mengajak berdzikir, bersemadi dan yoga atau mungkin ada lainnya.
Bagi saya seorang muslim Anand Khrisna sangat berbahaya terutama bagi orang awam ketika membaca tulisannya karena akan mengacaukan Aqidah mereka. Sudah lama sebenarnya saya ingin menulis tentang dia namun tidak sempat-sempat. Dan sekarang sudah ada jawaban yang jauh lebih mumpuni bahwa dia adalah orang biadab.
Sang Begawan itupun telah tergoda dia tak sekuat Arjuna yang ketika bertapa bidadaripun tak sanggup menggodanya. Dia tak mungkin seperti kristus karena semedinya adalah pemujaan Syahwat dan birahi. Apalagi menjadi kiyai jauh……..! karena menjadi santripun dia tidak akan kuat.
Namun tak baik sekiranya buku-buku Sang Resi dihancurkan. Karena bagaimanapun juga itu sebuah karaya yang harus kita hargai dan mungkin menjadi referensi kuga pelajaran tentang penyelewengan ajaran agama-agama.
Bagi umat islam hati-hatilah ketika kita membaca buku. Baguslah semua buku dibaca tetapi lihatlah dengan hati dan sinar Ilahi. Maka akan tampak kebenaran yang Hakiki dan akan tampak kebatilan walaupun ditulis dengan tinta emas dan kata-kata manis. Ada istilah kita harus tahu bahwa itu tahi walupun dibungkus tepung, digoreng seperti KFC. Wallahu a’lam bishshawab.

03 Januari 2010

KELEDAI MEMBACA.

Cara Keledai Membaca
1 September 2009 12:37:43 | Share

Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai. Nasrudin menerimanya dengan senang hati. Tetapi Timur Lenk berkata, "Ajari keledai itu membaca. Dalam dua minggu, datanglah kembali ke mari, dan kita lihat hasilnya."

Nasrudin berlalu, dan dua minggu kemudian ia kembali ke istana. Tanpa banyak bicara, Timur Lenk menunjuk ke sebuah buku besar. Nasrudin menggiring keledainya ke buku itu, dan membuka sampulnya.

Si keledai menatap buku itu, dan tak lama mulai membalik halamannya dengan lidahnya. Terus menerus, dibaliknya setiap halaman sampai ke halaman akhir. Setelah itu, si keledai menatap Nasrudin. "Demikianlah," kata Nasrudin, "Keledaiku sudah bisa membaca." Timur Lenk mulai menginterogasi, "Bagaimana caramu mengajari dia membaca ?"

Nasrudin berkisah,"Sesampainya di rumah, aku siapkan lembaran-lembaran besar mirip buku, dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya. Keledai itu harus belajar membalik-balik halaman untuk bisa makan biji-biji gandum itu, sampai ia terlatih betul untuk membalik-balik halaman buku dengan benar." "Tapi," tukas Timur Lenk tidak puas,"Bukankah ia tidak mengerti apa yang dibacanya ?"

Nasrudin menjawab,"Memang demikianlah cara keledai membaca; hanya membalik-balik halaman tanpa mengerti isinya. Kalau kita membuka-buka buku tanpa mengerti isinya, berarti kita setolol keledai, bukan ?"

sumber Gusmus.net

13 September 2009

TERSESAT DI SORGA.

Seorang pemuda, ahli amal ibadah datang ke seorang Sufi. Sang pemuda dengan bangganya mengatakan kalau dirinya sudah melakukan amal ibadah wajib, sunnah, baca Al-Qur’an, berkorban untuk orang lain dan kelak harapan satu satunya adalah masuk syurga dengan tumpukan amalnya.
Bahkan sang pemuda tadi malah punya catatan amal baiknya selama ini dalam buku hariannya, dari hari ke hari.
“Saya kira sudah cukup bagus apa yang saya lakukan Tuan…”
“Apa yang sudah anda lakukan?”
“Amal ibadah bekal bagi syurga saya nanti…”
“Kapan anda menciptakan amal ibadah, kok anda merasa punya?”
Pemuda itu diam…lalu berkata,
“Bukankah semua itu hasil jerih payah saya sesuai dengan perintah dan larangan Allah?”

“Siapa yang menggerakkan jerih payah dan usahamu itu?”
“Saya sendiri…hmmm….”
“Jadi kamu mau masuk syurga sendiri dengan amal-amalmu itu?”
“Jelas dong tuan…”
“Saya nggak jamin kamu bisa masuk ke syurga. Kalau toh masuk kamu malah akan tersesat disana…”
Pemuda itu terkejut bukan main atas ungkapan Sang Sufi. Pemuda itu antara marah dan diam, ingin sekali menampar muka sang sufi.
“Mana mungkin di syurga ada yang tersesat. Jangan-jangan tuan ini ikut aliran sesat…” kata pemuda itu menuding Sang Sufi.
“Kamu benar. Tapi sesat bagi syetan, petunjuk bagi saya….”
“Toloong diperjelas…”

“Begini saja, seluruh amalmu itu seandainya ditolak oleh Allah bagaimana?”
“Lho kenapa?”
“Siapa tahu anda tidak ikhlas dalam menjalankan amal anda?”
“Saya ikhlas kok, sungguh ikhlas. Bahkan setiap keikhlasan saya masih saya ingat semua…”
“Nah, mana mungkin ada orang yang ikhlas, kalau masih mengingat-ingat amal baiknya? Mana mungkin anda ikhlas kalau anda masih mengandalkan amal ibadah anda?
Mana mungkin anda ikhlas kalau anda sudah merasa puas dengan amal anda sekarang ini?”

Pemuda itu duduk lunglai seperti mengalami anti klimaks, pikirannya melayang membayang bagaimana soal tersesat di syurga, soal amal yang tidak diterima, soal ikhlas dan tidak ikhlas.
Dalam kondisi setengah frustrasi, Sang sufi menepuk pundaknya.
“Hai anak muda. Jangan kecewa, jangan putus asa. Kamu cukup istighfar saja. Kalau kamu berambisi masuk syurga itu baik pula. Tapi, kalau kamu tidak bertemu dengan Sang Tuan Pemilik dan Pencipta syurga bagaimana? Kan sama dengan orang masuk rumah orang, lalu anda tidak berjumpa dengan tuan rumah, apakah anda seperti orang linglung atau orang yang bahagia?”
“Saya harus bagaimana tuan…”

“Mulailah menuju Sang Pencipta syurga, maka seluruh nikmatnya akan diberikan kepadamu. Amalmu bukan tiket ke syurga. Tapi ikhlasmu dalam beramal merupakan wadah bagi ridlo dan rahmat-Nya, yang menarik dirimu masuk ke dalamnya…”
Pemuda itu semakin bengong antara tahu dan tidak.
“Begini saja, anak muda. Mana mungkin syurga tanpa Allah, mana mungkin neraka bersama Allah?”
Pemuda itu tetap saja bengong. Mulutnya melongo seperti kerbau.

sumber sufinews....

23 Juni 2009

MLARAT OJO SEKOLAH

Hari-hari pada bulan ini masyarakat dibebani persoalan pendidikan. Terutama wong alit yang finansialnya kurang hanya untuk memenuhi kebutuhan makan tiap hari saja. bagi wong alit yang anak-anaknya tidak lulus, bukan karewna anaknya itu bodoh tetapi kesempatan belajar bagi mereka yang tidak terpenuhi untuk memenuhi standart kelulusan Ujian Nasional. banyak diantara anak mereka yang kurang gizi sehingga kemungkinan besar sangat kurang kuat untuk diajak berfikir demi untuk mengembangkan intelegence-nya. sebagian lagi tidak punya waktu cukup untuk belajar dikarenakan sepulang sekolah atau bahkan tidak masuk sekolah untuk membantu orang tua mencari sesuap nasi. sebagian lagi tinggal di pedalaman yang sekolahnya sehari masuk dan tiga hari belajar di rumah. dan masih banyak lagi realita yang patut dibanggakan bagi orang kaya karena menang bertarung melawan dengan orang miskin.

akibatnya, ketidak lulusan ujian nasional banyak yang menimpa wong mlarat.baik itu wong mlarat ekonomi atau yang mlarat moral karena kehidupannya sudah jauh dari ilmu dalam arti NGELMU. Mereka sangat memuja materi sehingga ilmu itu dihitung dengan satuan dolar atau rupiah.
penderitaan wong mlarat lagi,tidak dapat menyekolahkan anaknya sampai tingkat lanjut. program pemerintah sekolah gratis hanya ibarat aroma bunga sedap malam yang hanya berbau harum di malam hari. buktinya banyak sekolahan yang untuk memasukinya membutuhkan uang ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. apakah pemerintah tidak tahu? tidak mungkin!.
oleh karena itu dengarlah doa kami dari wong-wong mlarat, karena doa wong mlarat itu MANDI, bagi yang percaya jika tidak, ya tidak apa-apa..........
wahai saudaraku yang bisa sekolah....
junjunglah tinggi martabat ilmu
jangan kau nodai dengan dosa-dosa
walau kau mendapatkannya dengan mencuri
walau kau membawanya dengan munafik

kudoakan kalian berjaya dengan ilmu
dapat beramal dengan ilmu
dapat sukses dengan ilmu

pesanku
jangan khianati ilmu
kau akan hancur jadi debu
dan namamu jatuh di mataku
di mata Tuhanmu
hina.....
dan terhina.....
semoga kau semua selamat saudaraku...
sehingga mulia dunia akhirat
dan.....
sampai jumpa di sorga
karena sorga tempat para nabi
dan nabi berdoa agar dikumpulkan dengan orang-orang mlarat
selamat wahai saudaraku yang mlarat
kejayaan selalu bersamamu semua...
amiiin

21 Juni 2009

KUMPUL KEBO

saat ini kita disugguhi tontonan ayang merupakan pertunjukkan dari pesta demokrasi dengan melahirkan demokrasi pesta. sebentar lagi kita disuruh memilih calon presiden dan wakilnya. calon raja kerajaan nusantara. namun nuwun sewu. ada yang paduka lupakan dari visi dan misi Jengandika Prabu. bagaimana ini para calon prabu......?
engkau semua menawarkan dan memprogamkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, tetapi dibawah yang tidak bersih dan rusak itu sudah boleh, tidak apa-apa. justru orang yang teguh dalam prinsip keutamaan itu adalah orang ortodoks, primitif,dan anti kemodernan yang harus diperangi dan dimusuhi.
engkau semua menawarkan peningkatan mutu pendidikan, tetapi engkau seolah tidak tahu, bahwa zina dan selingkuhbukan hanya wacana intelektual tetapi telah diamalkan dalam kehidupan rakyat. zina tidak hanya teori yang harus dijauhi, tetapi sebuah budaya adiluhung yang menjanjikan uang dan kemewahan yang harus dikembangkan.
tentunya kita tidak prihatin karena zaman sekarang sudah wajar, ketika anak usia SMP sudah berhubungan intim dengan lawan jenis. itu hal baru yang harus kita tingkatkan karena itu adalah budaya modern yang sangat menjunjung hak asasi manusia untuk memperoleh kesenangan.
siswa-siswa SMA, Apalagi mahasiswa sudah "berfatwa" bahwa Berzina itu tidak terlarang, bukan hal tabu dan harus disosialisasikan.
orang jawa haya mengatakan itu dengan istilah KUMPUL KEBO. sebuah istilah kuna yang sudah tidak layak pakai dan sangat merendahkan martabat mulia seorang manusia. untuk itu marilah kita dukung abborsi, pemerkosaan, korupsi, perampokan, pembunuhan dan akhlak-akhlak mulia lainnya. karena itu adalah akhlak modern yang harus kita kembangkan. kenapa orang -orang sekarang begitu kejam karena mereka lahir dari kumpul kebo, dan mereka juga telah melaksanakan fatwa begawan mereka yang berbunyi PORO KEBO KUMPULONO.
kebo adalah hewan. orang kumpul kebo berarti kumpul hewan. orang berkumpul dengan hewan akan bertingkah laku dengan sama dengan hewan dan juga berfikir ala hewan. oleh karena jangan salahkan mereka yang berbudaya zina, mereka ynag tega menggauli anak dan ibunya sendiri, mereka yang tega membunuh anak dan ibunya sendiri, karena mereka telah menyatakan diri KUMPUL dengan para kebo atau hewan. sehingga mereka tidak berhak dihukum apalagi dirajam sebagaimana hukum islam, karena hukum dan syariat islam itu untuk manusia bukan untuk hewan. maka untuk itu perlakukannlah mereka sebagaimana yang mereka inginkan agar kita dianggap menghargai hak asasi hewan mereka. semoga kita tetap menjadi manusia.

19 Mei 2009

doa nabi hidr as

DOA NABI HIDIR AS (Doa Menolak Bala)

بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَّى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
دُ عَاء الفرَج لِسَيِِّدِنَا الخِضِرْ عَلَيْة السَّلاَم

اَللَّهُمَّ كَمَا لَطَفْتَ فِى عَظَمَتِكَ دُونَ اللّطَفَاءِ وَعَلوْتَ بِعَظَمَتِكَ عَلَى الْعُظَمَاءِ ، وَعَلِمْتَ مَاتَحْتَ أَرِضِكَ كَعِلْمِكَ بِمَا فَوْقَ عَرْشِكَ ، وَكَا نَتِ وَسَاوسُ الصدورِ كَاْلعَلاَ نِيَّة عِنْدَكَ ، وَعَلاَ نَّيِةُ اْلقَوْلِ كَالسَّر فِى عِلْمِكَ ، وَانْقَادَ كُلُّ شَىْء لِعَظَمَتِكَ ، وَخَضَعَ كُلُّ ذِى سُلْطَانٍ لسُلْطَانِكَ ، وَصَارَ أَمْرُ الدُّنْيَا والاَخِرَةِ كُلُّه بِيَدِكَ . اِجْعَلْ لِى مِنْ كُلَ هَمٍ أَصْبَحْتُ أَوْ أَمْسَيْتُ فِيهِ فَرَجَا وَمَخرَ جَا اللَّهُمَّ إِنَّ عَفَوَكَ عَنْ ذُنُوبِى ، وَتَجَاوَزَكَ عَنْ خَطِيئَتىِ ، وَسِتْركَ عَلَى قَبِيحِ عَمَلِى ، أَطمِعْني أَنْ أَسْألَُكَ مَا لاَ أَسْتَوْجِبُهُ مِنْكَ مِمَّا قَصَّرْتُ فِيهِ ، أَدْعُوكَ اَمِنا وَأَسْأ لك مُسْتَأنِسَا . وَإِنَّكَ الْمحْسِنُ إِلَّى ، وَأَنَا الْمُسِى إلى نَفْسِى فِيِمَا بَيْنِى وَبَيْنَكَ ، تَتَوَدَدُ إِلىَّ بِنِعْمَتِكَ وَأَتَبَغَّضُ إلَيْكَ بِالْمعَاصِى وَلَكِنَّ الثَّقَةُ بِكَ حَمَلَتْنِى علَى الْجراءَةِ عَلَيْكَ فَعُدْ بِفَضْلِكَ وإحْسِانِكَ عَلَي إِنَّكَ أَنْتَ التَّوِابُ الَّرَحِيم وَصَلَ الله ُعَلَى سَيِدِنَا مُحَمَّدٍ وَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

27 Maret 2009

KELAHIRAN PUTRA KI AGENG

Bersamaan dengan bergulirnya malam hingga sampai 2/3 yang terakhir jam dinding di tembok menunjukkan pukul 02.15 wib. Saat itulah seorang bayi laki-laki lahir dari guwo garbo sang ibu. oleh kanjeng Romonya bayi itu Kaparingan asma MUHAMMAD ILYAS IBRAHIM COKROKUSUMO. dengan rendah hati penuh harap bertabaruk dengan nama agung para rasul alaihim salam,khususnya nabi agung Muhammad SAW, nabi Ibrahim AS dan nabi Ilyas AS. ditambah dengan mudah-mudahan anak itu nanti bisa Hanyokrokusumo seperti Sultan Agung di Mataram.
Untuk itu romonya bayi itu mengharap kepada saudara semua untuk berkenan mendoakan untuknya. terimakasih disampaikan semoga kita semua benar-benar menjadi MANUNGSO MULYO DUNYO AKHERAT. amiiin

About Me

Foto saya
saya dilahirkan oleh kanjeng ibu di pesisir selatan pulau Jawa yang memiliki pantai dengan nama JOLOSUTRO. sebagai putra pesisir sekaligus pedalaman saya besar menjadi seorang yang tetap bergaya nggunung dan ndeso namun berusaha menjadi pemikir berwawasan luas dan berperadaban adiluhung.berusaha untuk mewujudkan masyarakat yang berbudaya modern dengan tetab menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Followers

KI AGENG JOLOSUTRO © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO